Sinarberitajambi.id – Jakarta – Pemerintah Kota Jambi terus berupaya menghadirkan destinasi wisata baru yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI untuk mengembangkan Danau Kajang Lako sebagai kawasan wisata sekaligus pusat ekonomi kreatif.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar Li, di Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Diza menjelaskan bahwa Danau Kajang Lako yang saat ini masih dalam tahap pembangunan awalnya dirancang sebagai kolam retensi untuk mengurangi risiko banjir di kawasan aliran Sungai Asam. Namun, kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang publik dan destinasi wisata baru di Kota Jambi.
“Hari ini saya mewakili Bapak Wali Kota bertemu dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menyampaikan potensi Danau Kajang Lako. Kami berharap kawasan ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru di Kota Jambi,” ujar Diza.
Menurutnya, Danau Kajang Lako akan dikembangkan menjadi kawasan yang nyaman bagi masyarakat. Berbagai fasilitas akan disiapkan, mulai dari ruang terbuka hijau, jalur joging, area bermain keluarga, sentra kuliner, hingga panggung seni dan budaya.
Keberadaan kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata baru sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Dengan meningkatnya kunjungan masyarakat, roda perekonomian di sekitar kawasan juga diyakini akan ikut bergerak.
“Kami ingin menghadirkan kawasan yang bukan hanya indah dan nyaman untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan menjadi ruang bagi pelaku seni serta ekonomi kreatif untuk berkarya,” katanya.
Pemerintah Kota Jambi juga berharap mendapat dukungan dan pendampingan dari Kementerian Ekonomi Kreatif agar pengembangan Danau Kajang Lako dapat berjalan optimal dan menjadi salah satu ikon wisata baru di Kota Jambi.
Audiensi tersebut menjadi langkah awal memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kota Jambi dan Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi daerah.( Ferry)











