Sinarberitajambi.id – Jatinangor – Presiden Prabowo Subianto melantik ribuan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kampus IPDN Jatinangor. Dalam prosesi tersebut, para pamong praja muda diambil sumpahnya sebelum resmi mengemban tugas sebagai aparatur sipil negara di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa menjadi aparatur negara adalah sebuah pengabdian yang membutuhkan integritas, kerja keras, dan pengorbanan. Menurutnya, para lulusan IPDN telah memilih jalan hidup yang mulia dengan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
“Hari ini saudara telah memilih jalan hidup yang mulia, yaitu mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jalan ini bukan jalan yang mudah, tetapi penuh tantangan dan membutuhkan pengorbanan,” kata Prabowo.
Presiden juga mengingatkan agar para pamong praja muda selalu menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara jujur, profesional, dan bertanggung jawab.
Salah satu pesan yang mendapat perhatian adalah soal pelayanan publik. Prabowo menegaskan masyarakat menginginkan birokrasi yang cepat, mudah, dan tidak berbelit-belit.
“Saudara adalah pelayan rakyat. Tugas saudara melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Rakyat tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit,” tegasnya.
Selain itu, Prabowo mengingatkan para lulusan IPDN agar menjauhi praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Menurutnya, aparatur negara harus menjadi teladan dengan menjunjung tinggi kejujuran dan integritas dalam menjalankan tugas.
Ia menyadari para pamong praja muda nantinya akan menghadapi berbagai tantangan saat bertugas di daerah. Namun, Presiden berharap mereka tetap berpegang teguh pada nilai-nilai pengabdian dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Setelah dilantik, para lulusan IPDN akan ditempatkan di berbagai pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang profesional, bersih, dan responsif,
sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.
Pelantikan ini menjadi awal perjalanan para pamong praja muda untuk mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat, dengan harapan mampu membawa perubahan positif bagi tata kelola pemerintahan di daerah.(*)











