Sinarberitajambi.id -JAMBI – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi, H. Ridwan Agus Depati, menegaskan penataan administrasi keanggotaan menjadi salah satu prioritas utama kepengurusan PWI Provinsi Jambi periode 2026–2027. Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) perdana pengurus harian di Sekretariat PWI Provinsi Jambi, Senin (7/7).
Rakor yang digelar usai pengukuhan kepengurusan tersebut membahas arah kebijakan organisasi, penyusunan program kerja, serta langkah-langkah pembenahan internal guna memperkuat eksistensi PWI di Provinsi Jambi.
Dalam arahannya, Ridwan Agus meminta seluruh pengurus menjaga marwah organisasi dengan mengedepankan profesionalisme dan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.
“Seluruh anggota PWI harus menjadi contoh bagi wartawan lainnya dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik serta menjaga nama baik organisasi,” ujarnya.
Menurut Ridwan Agus, rapat koordinasi ini juga merupakan tindak lanjut atas arahan Pengurus PWI Pusat. Setiap pengurus daerah diminta menyampaikan laporan perkembangan organisasi dalam waktu tiga bulan setelah kepengurusan dikukuhkan.
Selain mengevaluasi program kerja, rapat juga membahas penataan sistem komunikasi internal. Ridwan Agus meminta grup WhatsApp pengurus disederhanakan menjadi satu grup resmi yang beranggotakan pengurus PWI Provinsi Jambi serta ketua PWI kabupaten dan kota agar koordinasi lebih efektif.
Ia juga menekankan pentingnya pembaruan data keanggotaan. Pendataan harus dilakukan secara tertib dengan mengklasifikasikan anggota berdasarkan statusnya, mulai dari anggota muda, anggota biasa hingga anggota seumur hidup.
“Jangan sampai ada yang mengaku sebagai anggota PWI tetapi tidak memiliki kartu anggota yang sah. Administrasi keanggotaan harus dibenahi agar organisasi memiliki data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ridwan Agus menambahkan, pembenahan administrasi keanggotaan menjadi tanggung jawab Bidang Organisasi, sedangkan penataan media komunikasi internal dipercayakan kepada Bidang Humas dan Publikasi.
Rapat koordinasi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut berjalan dinamis. Sejumlah pengurus menyampaikan berbagai masukan terkait program kerja organisasi sebelum kegiatan ditutup dengan ramah tamah sebagai bentuk mempererat kebersamaan dan soliditas antarpengurus.
Bila akan dimuat di surat kabar, naskah ini sudah menggunakan gaya bahasa yang lebih ringkas, lugas, dan berimbang sebagaimana lazimnya berita koran.











