Sinarberitajambi.id – MUARO JAMBI – Dua kebakaran terjadi dalam waktu berdekatan di Desa Niaso, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (8/9/2026). Kondisi ini memaksa petugas pemadam kebakaran bekerja cepat untuk mencegah api meluas.
Kebakaran pertama terjadi di lahan yang berada di RT 01 Desa Niaso. Laporan diterima Call Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Muaro Jambi sekitar pukul 13.37 WIB.
Tak sampai lima menit setelah laporan diterima, regu dari Pos Kumpeh Ulu langsung meluncur ke lokasi menggunakan armada BH 8014 GZ. Petugas berangkat pukul 13.41 WIB dan segera melakukan penanganan.
Belum selesai menangani titik pertama, petugas kembali mendapat laporan kebakaran. Kali ini api muncul di RT 04 Desa Niaso, masih dalam wilayah desa yang sama.
Laporan kedua masuk sekitar pukul 14.31 WIB. Respons cepat kembali dilakukan. Dua menit berselang, tepat pukul 14.33 WIB, petugas bergerak menuju lokasi.
Objek yang terbakar pada kejadian kedua bukan lahan, melainkan tumpukan sampah di pinggir jalan. Meski terlihat sederhana, kondisi tersebut tetap berpotensi membahayakan apabila api merembet ke lingkungan sekitar.
Sekretaris Damkarmat Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, mengatakan dua kejadian yang berlangsung hampir bersamaan membuat petugas harus meningkatkan kecepatan dan kewaspadaan dalam penanganan.
“Petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Dua kejadian tersebut ditangani oleh regu dari Pos Kumpeh Ulu,” ujar Herman.
Untuk memadamkan kebakaran kedua, petugas menghabiskan sekitar 4.000 liter air. Armada pemadam harus menempuh jarak sekitar 13 kilometer pergi-pulang dari pos menuju lokasi kejadian.
Setelah berjibaku di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.05 WIB.
Damkarmat Muaro Jambi memastikan kedua kejadian dapat ditangani tanpa menunggu api berkembang lebih besar. Kecepatan laporan dan respons petugas menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas.
Dua kebakaran dalam rentang waktu singkat tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tidak lengah. Aktivitas pembakaran sampah maupun sumber api lainnya harus diawasi secara ketat, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu kebakaran.
Damkarmat mengingatkan masyarakat: sekecil apa pun api, jangan dianggap sepele. Laporan cepat dapat mencegah kebakaran berubah menjadi bencana yang lebih besar.( Ferry)











